Lush Products Review: Dark Angels, Mask of Magnaminty, Don't Look At Me, and Coalface


Lush lush lush…

Saya pertama kali mendengar brand ini dari beauty bloggers, Zoella and it was a long time ago. Lush adalah brand kosmetik yang berasal dari United Kingdom. Produk unggulan dari Lush adalah rangkaian produk perawatan kulit. Lush menawarkan produk dengan bahan-bahan yang fresh dan natural. Saya sendiri sudah meancoba empat produk perawatan wajah dari Lush. So, let’s go to the reviews.



Lush Dark Angels Face and Body Cleanser


Di postingan saya sebelumnya, saya sudah menuliskan mini review mengenai produk ini. Lush Dark Angels Face and Body Cleanser adalah pembersih wajah dan tubuh dengan kandungan Rhassoul Mud, Organic Avocado Oil, Glycerine, Powdered Charcoal, Sodium Lauryl Sarcosinate, Black Sugar, Perfume, Linalool, Sandalwood Oil, Rosewood Oil. Dark Angels cocok digunakan untuk kulit berminyak.

Meskipun terdapat kandungan essential oils didalamnya, tapi produk ini tidak membuat kulit saya break-out. Black sugarnya pun mudah sekali larut sehingga tidak menimbulkan luka. Setelah menggunakan ini, saya merasa kulit saya menjadi lebih lembut dan lebih bersih (karena kandungan charcoal yang bagus untuk deep cleansing). Avocado Oil adalah kandungan yang membuat kulit lebih lembut dan selain itu avocado oil berfungsi untuk anti aging dan menghilangkan bekas bekas luka karena jerawat atau luka yang lainnya. Tapi, untuk kulit sensitif saya tidak merekomendasikan ya karena kandungan essential oils (Sandalwood Oil, Rosewood Oil, dan Linalool). Oh iya, Dark Angels juga membantu saya menghilangkan bekas-bekas jerawat di punggung lho.

Saya beli ini di Lush Australia. Karena produk ini fresh, expiry datenya 3 bulan setelah manufacturing date. Dan lagi karena fresh, tiap batch suka beda-beda teksturenya. Ketika saya beli di Lush Korea, saya dapat batch yang black sugarnya sudah teraduk dengan rata dan ketika digunakan tidak terlalu banyak residu yang tertinggal, namun Dark Angels yang saya beli di Lush Australia, black sugarnya belum teraduk dengan rata dan meninggalan banyak residu di wajah meskipun sudah dibasuh dengan air. Cara penggunaanya cukup mudah sebetulnya, ambil sedikit produk, kemudian campurkan dengan air hingga berbentuk pasta, dan aplikasikan ke kulit wajah atau tubuh, usapkan sambil dipijat kemudian basuh dengan air hangat sampai bersih. Tips dari saya, gunakan handuk basah untuk membersihkannya, jadi tidak ada residu yang tertinggal. 


Rating: 4/5
Repurchase: No at the moment. Masih mau coba face cleanser Lush yang lain.


Lush Mask of Magnaminty Face and Body Mask

Lush Mask of Magnaminty Face and Body Mask adalah masker wajah dan tubuh yang mengandung Bentonite Gel, Kaolin, Honey, Talc, Organic Ground Aduki Beans, Glycerine, Evening Primrose Seeds, Peppermint Oil, Tagetes Oil, Vanilla Absolute, Limonene, Perfume, Chlorophyllin, dan Methylparaben. 

Wow methylparaben, really a paraben in a-so-called-natural skincare??? Yes! But I don't really mind karena paraben tuh sebetulnya cuma sebagai preservative saja kok. Paraben pertama kali digunakan di tahun 1930s dan sangat sering digunakan sebagai preservative di produk kecantikan. Dr Stephanie Williams, seorang dermatologist di European Dermatology London mengatakan bahwa paraben itu aman untuk digunakan. Rachel Rawson, Clinical Nurse Specialst di Breast Cancer Cari mengkonfirmasi bahwa tidak ada bukti yang konklusif bahwa paraben adalah penyebab kanker payudara. Jika dalam batas yang normal yaitu 0.4%, paraben tidak berbahaya untuk daily use. FYI, Lush menggunakan 0.2% methylparaben dalam produk-produknya. Expiry date masker ini 4 bulan setalah manufacturing date ya. Longer than the face and body cleanser, thanks to the preservative. 

Kembali ke review Mask of Magnaminty, saya suka sekali dengan wanginya. It smells like mint vanilla ice cream. Other than that, masker ini membuat kulit saya super lembut dan kenyal. Ketika saya gunakan pertama kali, rasanya super dingin dan tingling karena kandungan peppermint oil. Selain itu, masker ini bagus banget buat kulit berminyak dan acne-prone. Kandungan madu untuk melembabkan dan antiseptic serta kaolin untuk membersihkan menjadi kombinasi yang pas untuk melawan bakteri jerawat. Yang saya rasain setelah menggunakan Mask of Magnaminity every other day itu kulit saya jadi gak jerawatan dan waktu ada jerawat aktif, setelah saya maskeran pake ini jerawatnya kempes dan gak meninggalkan bekas. Aduki beansnya juga bagus untuk eksfoliasi fisik. Cara penggunaannya seperti wash-off mask pada umumnya aja, aplikasiin ke wajah dan tunggu sekitar 10 menit, kemudian basuh sambil dipijat dengan air hangat, and voila you look brighter and more glowing than usual. 

Rating: 4.5/5
Repurchase: Definitely!

Lush Don't Look At Me Fresh Face Mask 

How fresh is this mask? Super fresh that the expiry date is only one month after the manufacture date. Tapi saya gak nyesel sih beli ini. Pertama kali buka jarnya, wangi citrus yang super seger langsung tercium. Selain fresh, Don't Look At Me juga bikin kulit wajah saya terlihat lebih cerah. Why? let's see the ingredients list: Glycerine, Kaolin, Water, Fresh Organic Lemon Juice, Organic Silken Tofu, Rice Syrup, Grounded White Rice, Rice Milk, Murumuru Butter, Bentone Gel, Grapefruit Oil, Neruli Oil, Limonene, Geraniol, Linalool, Fernesol, Perfume, Colour 42090. Yup, lemon juice, white rice, dan rice milk yang ada di dalam Don't Look At Me inilah yang bikin kulit terlihat lebih cerah. Gak cuma cerah, tapi masker ini juga melembutkan karena kandungan organic silken tofunya dan murumuru butter. Tofu in a skincare ingredient? weird, I know. Tapi tofu ini terbukti membuat tekstur masker ini menjadi lebih smooth dan silky dibandingkan fresh mask Lush yang lainnya. 

Nah, untuk masker yang ini saya rasa lebih cocok untuk kulit normal, kering, dan kombinasi daripada untuk oily skin. Kenapa? karena saya rasa masker ini terlalu 'moisturising' sehingga bikin kulit yang berminyak lebih berminyak eventho, it made my skin glow. 

Rating: 3.5/5
Repurchase: No. There are so many Lush Fresh Masks that I would love to try. 

Lush Coalface Facial Soap

Basically, this is a Dark Angels in soap version with several addition in ingredients list such as; Liquorice Root Decoction, Rapeseed Oil and Coconut Oil, Glycerine, Sorbitol, Water, Perfume, Sodium Stearate, Sodium Lauryl Sulfate, Powdered Charcoal, Sandalwood Oil, Rosewood Oil, Sodium Chloride, EDTA, Tetrasodium Etidronate, Sodium Hydroxide, Farnesol, Geraniol, Linalool, Silver Lustre. 

Setelah review-review sebelumnya adalah review dengan hasil yang cukup memuaskan, unfortunately this one is a lil bit different. Menurut saya, sabun ini membuat kulit saya jadi kering. Bersih sih tapi kering. Saya beli ukuran 100g dan saya potong jadi tiga bagian supaya awet. Potongan yang pertama saya gunakan sampai habis. Potongan yang kedua akhirnya saya gunakan untuk membersihkan brushes dan sponges. Not really a good product for your face, but an extremely good product for your beauty tools! Serius deh, brushes dan sponges saya jadi gampang banget dibersihin terus wangi. Mahal sih sebetulnya untuk dijadiin pembersih kuas dan sponge tapi ya daripada dibuang kan hehe.

Rating: 1/5 for face. 5/5 for beauty tools.
Repurchase: Nope.

Semoga review saya ini bermanfaat ya, Oh iya kalau penasaran saya beli dimana, saya belinya nitip temen hehehehe. 


You May Also Like

0 comment(s)